
Cimahi – Tahapan krusial dalam rangkaian Seleksi Penerimaan Siswa Baru (Pensisru) SMA Taruna Nusantara Tahun Ajaran 2026/2027 resmi bergulir. Mulai tanggal 21 Januari hingga 3 Februari 2026, ribuan calon siswa (Casis) menghadapi tahapan seleksi wawancara yang dilaksanakan secara daring (online).
Penggunaan metode daring ini bukan sekadar adaptasi teknologi, melainkan strategi untuk menjangkau talenta terbaik tanpa terhalang batas geografis. Tercatat sekitar 5.000 Casis berpartisipasi dalam seleksi ini. Angka tersebut merepresentasikan antusiasme luar biasa dari putra-putri terbaik bangsa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, serta dari Miangas hingga Pulau Rote, mencerminkan semangat kebhinekaan yang menjadi napas SMA Taruna Nusantara.
Sinergi Tiga Kampus, Magelang, Cimahi, dan Malang
Pelaksanaan wawancara tahun ini menunjukkan soliditas kelembagaan yang kuat. Proses penilaian tidak hanya bertumpu pada satu lokasi, melainkan melibatkan sinergi para Pamong SMA Taruna Nusantara dari tiga kampus utama, yaitu:
- Kampus Magelang
- Kampus Cimahi
- Kampus Malang
Kolaborasi lintas kampus ini bertujuan untuk menjamin standarisasi kualitas penilaian. Para Pamong bekerja sama untuk menggali karakter, motivasi, dan potensi kepemimpinan para calon siswa, memastikan bahwa mereka yang lolos adalah bibit unggul yang siap ditempa dalam sistem pendidikan berasrama yang disiplin dan berkarakter.
Peran Strategis Alumni, Pewawancara hingga Inspirator
Nilai tambah yang unik dalam proses seleksi SMA Taruna Nusantara adalah keterlibatan aktif para alumni. Tidak hanya Pamong, proses wawancara ini didukung penuh oleh kehadiran alumni SMA Taruna Nusantara yang kini telah berkiprah di berbagai sektor.
Para alumni yang dilibatkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan mereka yang sedang menempuh pendidikan atau berkarier di mancanegara turut meluangkan waktu secara daring. Peran mereka ganda:
- Sebagai Pewawancara: Memberikan penilaian objektif berdasarkan pengalaman mereka selama dididik di SMA Taruna Nusantara.
- Sebagai Sumber Inspirasi: Berbagi pengalaman nyata (sharing experience) mengenai kehidupan pasca-sekolah, memberikan gambaran visi masa depan kepada para calon siswa.
Keterlibatan alumni ini membuktikan ikatan persaudaraan yang kuat dan komitmen berkelanjutan untuk menjaga kualitas almamater dengan menyaring generasi penerus yang berkualitas.


