Tuntaskan Latihan Dasar Administrasi dan Kepemimpinan (LDAK), Taruna Kampus Cimahi Siap Jadi Penggerak Organisasi

Cimahi – Dalam upaya mencetak generasi pemimpin muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga cerdas secara manajerial dan teguh dalam integritas, SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi sukses menyelenggarakan Latihan Dasar Administrasi dan Kepemimpinan (LDAK).

Kegiatan yang berlangsung intensif ini dirancang sebagai langkah awal dan fondasi utama bagi para siswa sebelum mereka mengemban tanggung jawab dan roda roda kepengurusan di berbagai organisasi kesiswaan, baik OSIS, MPK, maupun Pleton.

Membangun Fondasi Kepemimpinan dan Manajerial

Sejak hari pertama, para siswa langsung digembleng dengan berbagai materi esensial. Fokus utama pada fase pembekalan ini adalah menanamkan pola pikir (mindset) bahwa memimpin sebuah organisasi membutuhkan perpaduan antara karakter yang kuat dan tata kelola yang rapi.

Materi kepemimpinan secara lugas dan komprehensif disampaikan langsung oleh Kabagum, Mayor Inf Eko Agustian. Dalam arahannya, beliau memberikan penekanan tajam pada esensi keteladanan dan tanggung jawab. “Seorang pemimpin harus mampu memimpin dan menaklukkan dirinya sendiri terlebih dahulu, sebelum ia melangkah untuk memimpin orang lain,” tegas beliau. Pesan ini menjadi prinsip dasar yang harus dipegang teguh oleh setiap taruna.

Guna melengkapi keahlian kepemimpinan tersebut, siswa juga dibekali dengan keilmuan tata kelola oleh Wakasek Administrasi, Kolonel Arh Nur Subekhi, M.Si., (Han). Beliau mengupas tuntas materi manajemen administrasi, memberikan pemahaman mendalam mengenai krusialnya proses perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), serta pengelolaan kegiatan secara efektif dan terukur di dalam sebuah organisasi.

Gerbang Awal Pengabdian: Tunas Kepemimpinan Telah Bersemi

Rangkaian kegiatan LDAK ini akhirnya resmi ditutup, menandai tuntasnya bakti awal para calon pengurus organisasi. Namun, penutupan LDAK di SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi bukanlah akhir dari sebuah jadwal kegiatan, melainkan justru menjadi gerbang awal dari sebuah pengabdian nyata.

Melalui tempaan disiplin yang ketat dan asahan kemampuan manajerial selama kegiatan berlangsung, para siswa kini diharapkan memiliki bekal yang paripurna. Mereka dituntut untuk mampu mengimplementasikan kemampuan administrasi dan kepemimpinan tersebut, tidak hanya dalam menyukseskan program kerja organisasi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari sebagai taruna.

Tunas-tunas kepemimpinan itu kini telah bersemi. Para siswa siap melangkah maju menatap masa depan sebagai pribadi yang tangguh, terampil, dan berkarakter, senantiasa membawa semangat kebangsaan: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate >
error: Content is protected !!