Puncak peringatan HUT ke-36 SMA Taruna Nusantara ditandai dengan acara syukuran yang khidmat. Simak momen doa bersama dan kebersamaan keluarga besar almamater tercinta di sini.
Rangkaian peringatan hari jadi SMA Taruna Nusantara yang ke-36 mencapai puncaknya melalui acara syukuran yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kehangatan. Acara ini menjadi momen refleksi sekaligus wujud rasa syukur yang mendalam atas perjalanan panjang institusi dalam mendidik dan mencetak tunas-tunas bangsa yang berkarakter dan berintegritas.
Lebih dari sekadar perayaan seremonial, syukuran ini merupakan wadah spiritual untuk menyatukan doa dan harapan dari seluruh elemen keluarga besar Taruna Nusantara.
Doa Bersama dan Simbolisasi Rasa Syukur
Dalam suasana yang penuh kebersamaan, segenap pimpinan, Pamong Pengajar, Pamong Pengasuh, hingga para siswa duduk bersama menundukkan kepala. Doa lintas agama dipanjatkan secara bergantian, mencerminkan nilai-nilai kebhinekaan yang selama ini menjadi salah satu pilar utama kehidupan di kampus kawah candradimuka.
Acara syukuran ini juga diwarnai dengan tradisi pemotongan tumpeng sebagai simbolisasi rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Potongan tumpeng tersebut tidak hanya dimaknai sebagai berkah atas usia ke-36 tahun, tetapi juga sebagai pengingat akan amanah besar yang dipikul oleh institusi ini: untuk terus memberikan karya terbaik bagi masyarakat, bangsa, negara, dan dunia.
Menguatkan Tali Silaturahmi Keluarga Besar
Momen syukuran menjadi ruang interaksi yang hangat antara pamong dan siswa, meleburkan batasan formalitas sejenak dalam balutan rasa kekeluargaan yang erat. Di tengah padatnya jadwal akademik dan kesamaptaan, kebersamaan ini menjadi oase yang menyegarkan sekaligus memperkuat ikatan emosional ( esprit de corps) seluruh civitas academica.
“Syukuran ke-36 ini adalah momentum bagi kita semua untuk melihat kembali jejak langkah yang telah ditorehkan, sekaligus menatap lurus ke depan. Mari kita jadikan rasa syukur ini sebagai energi penggerak untuk terus berinovasi, menjaga marwah kedisiplinan, dan merawat semangat pengabdian tanpa batas.”
Melalui doa yang melangit dan komitmen yang membumi, SMA Taruna Nusantara melangkah menuju usia yang semakin matang. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan, kelancaran, dan keberkahan bagi setiap langkah perjuangan almamater tercinta.
Dirgahayu SMA Taruna Nusantara. Nusantara Jaya!




