Cimahi – Dalam upaya mencetak generasi pemimpin masa depan yang tangguh paripurna, baik secara intelektual maupun fisik, SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi menyelenggarakan kegiatan Sharing Session yang sangat istimewa. Kampus kawah candradimuka ini kedatangan sosok perwira TNI AD yang sangat inspiratif dan dikenal luas oleh publik dengan julukan “The King of Sparko”, yakni Kolonel Inf Eka Wira Dharmawan.
Kehadiran penggagas olahraga Spartan Komando (Sparko) ini langsung memompa adrenalin dan semangat para taruna-taruni. Melalui rekam jejak dan ketangguhan fisiknya yang luar biasa, beliau hadir untuk menanamkan pola pikir (mindset) baru mengenai arti sesungguhnya dari sebuah kesiapan jasmani.
Perbedaan “Sehat” dan “Bugar”
Dalam paparannya yang berapi-api dan interaktif, Kolonel Inf Eka Wira Dharmawan menekankan satu filosofi fundamental yang wajib dipegang teguh oleh setiap calon pemimpin. Beliau menegaskan sebuah pesan esensial: Sehat saja tidak cukup!
Sering kali, banyak orang berpuas diri hanya dengan tubuh yang sehat. Padahal, sehat pada dasarnya hanyalah kondisi pasif di mana tubuh terbebas dari penyakit. Namun, bagi seorang taruna yang kelak akan memikul beban serta tanggung jawab besar bagi negara, standar tersebut harus dinaikkan menjadi “Bugar”.
Kebugaran adalah kondisi aktif. Seseorang yang bugar memiliki cadangan energi dan ketahanan ekstra yang membuatnya selalu siap merespons berbagai tantangan, baik itu tekanan fisik yang ekstrem maupun beban mental yang berat, kapan pun dan di mana pun tugas memanggil.
Fisik Siap Tempur, Pemimpin Tak Terkalahkan
“Jangan cuma menjaga agar tubuh tidak sakit, tapi latihlah tubuhmu agar selalu siap tempur dan tak terkalahkan!” tegas Kolonel Inf Eka Wira Dharmawan di hadapan para siswa yang menyimak dengan penuh antusias.
Pesan mendalam ini menjadi pecutan motivasi yang luar biasa bagi seluruh taruna. Di lingkungan pendidikan SMA Taruna Nusantara, pembinaan kesamaptaan jasmani bukanlah sekadar rutinitas peregangan otot atau pemenuhan nilai kurikulum semata, melainkan fondasi utama dari sebuah kepemimpinan. Karena di dalam tubuh yang bugar dan siap tempur, akan bersemayam jiwa pemimpin yang pantang menyerah dan bermental baja.




