
CIMAHI – Dalam upaya memperkaya metode pembinaan karakter dan kepemimpinan siswa, SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi menjalin kolaborasi strategis dengan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) TNI AD. Melalui sinergi ini, para taruna dan taruni mendapatkan kesempatan eksklusif untuk mengikuti latihan berkuda yang difasilitasi langsung oleh para instruktur profesional dan berpengalaman dari Pussenkav.
Kegiatan ini bukanlah sekadar aktivitas olahraga rekreasi semata. Di lingkungan militer, kavaleri dikenal sebagai pasukan berkuda (atau lapis baja) yang mengandalkan kecepatan, daya gempur, dan manuver taktis. Oleh karena itu, latihan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai luhur keprajuritan ke dalam jiwa para calon pemimpin bangsa.
Melatih Fokus dan Pengambilan Keputusan Cepat
Dalam sesi latihan, para siswa tidak hanya diajarkan teknik dasar berkendara di atas pelana. Lebih dari itu, mereka dilatih untuk memiliki tingkat fokus yang sangat tinggi, menjaga keseimbangan mental, serta mengasah kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat di bawah tekanan—sebuah insting dan ciri khas yang wajib dimiliki oleh seorang prajurit kavaleri sejati.
Mengendalikan seekor kuda yang memiliki insting dan tenaganya sendiri menuntut ketenangan batin dari sang penunggang. Siswa diajarkan bahwa kepanikan hanya akan membuat situasi tidak terkendali, sebuah pelajaran berharga tentang manajemen krisis dan keteguhan mental seorang pemimpin.
Filosofi Ikatan, Kontrol Diri, dan Tanggung Jawab
Kolaborasi ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para siswa untuk mendalami salah satu disiplin penting dalam dunia militer yang kaya akan nilai filosofis. Latihan berkuda mengajarkan pentingnya membangun ikatan (kemistri) dan komunikasi non-verbal antara penunggang dan kudanya.
Selain itu, kegiatan ini secara langsung melatih kontrol diri dan rasa tanggung jawab yang besar. Aspek-aspek fundamental inilah yang sangat sejalan dengan prinsip pembentukan karakter di kawah candradimuka SMA Taruna Nusantara. Melalui pengalaman berharga bersama Pussenkav ini, diharapkan para siswa semakin matang secara emosional dan siap menjadi pemimpin masa depan yang tangkas, berempati, dan berwibawa.


